Selasa, 26 Juli 2016

French Silk Chocolate Tart


Tart nan renyah dengan lapisan coklat di atasnya ini memang sangat lembut, halus dan lezat, tak heran jika diberi nama dengan French Silk. Walaupun saya tahu kalorinya pasti selangit mengingat komposisi utama bahan pengisinya adalah mentega, telur dan gula, namun itu semua tidak membatalkan niat saya untuk menyantap satu slice pie. Tedy yang sedang berdiet dan mati-matian fitness untuk menurunkan berat badanpun tak kuasa mengabaikannya, berdua memulai hari di pagi itu kami menyantap tart coklat yang yummy ini. Lupakan sejenak alat timbangan badan yang hampir gepeng karena tiap hari diinjak, lupakan sejenak cuaca mendung di awal hari yang membuat rasa ogah untuk ke kantor, karena  ketika lumeran coklat yang lezat berkolaborasi dengan gurih dan garingnya si kulit tart maka dunia terasa begitu indah. Lebay? Ya iyalah. ^_^

Secara keseluruhan membuat tart ini sangatlah mudah. Untuk jenis tart dengan isi/filling yang tidak dipanggang seperti ini maka digunakan kulit tart yang manis, padat dan renyah, tujuannya agar kulit tidak lembab dan lembek saat harus menahan isi yang basah. Kulit tart tipe ini biasa disebut dengan sweet pie crust atau Pate Sucree, merupakan jenis kulit pie/pastry yang memiliki tekstur renyah seperti cookies. Berbeda dengan jenis kulit pastry lainnya, Pate Sucree menambahkan sejumlah gula dan telur ke dalam adonannya untuk menciptakan rasa yang lebih manis dan tekstur yang lebih lembut. Proses pembuatan adonannya hampir sama seperti ketika anda hendak membuat adonan kue kering/cookies. Bahan-bahan seperti mentega, gula dan telur dikocok hingga lembut baru kemudian ditambahkan tepung terigu dan diaduk rata. Adonan lantas dibungkus dengan plastic wrap dan disimpan di kulkas selama 10 - 15 menit untuk membuatnya menjadi keras. 

Seorang pembaca JTT, menanyakan ke saya apa perbedaan tart dan pie? Wah pertanyaan yang cantik sekali dan membuat saya menjadi membuka-buka buku dan literatur untuk belajar dan tahu lebih jauh. Pie adalah hidangan yang terasa manis atau gurih dengan crust yang terdapat di dasar, di sisi samping ataupun di permukaannya. Umumnya pie terbuat dari tepung, air es, dan lemak (dengan komposisi yang banyak), tujuannya adalah agar crust crispy dan berlapis-lapis (flaky). Sedangkan tart adalah hidangan yang manis atau gurih, biasanya terbuat pastry yang flaky tetapi bisa juga terbuat dari adonan yang terdiri atas tepung, mentega, air es dan sedikit gula. Umumnya kulit tart (crust) hanya terdapat di dasar loyang saja dengan ketinggian yang tidak setinggi crust pada pie. Komposisi lemak pada kulit tart tidak sebanyak pie, karena tujuannya adalah agar crust padat dan remah. Umumnya crust pada tart dipanggang di loyang bongkar pasang, sehingga crust bisa dilepas ketika matang. Ada satu lagi jenis makanan yang mirip dengan tart dan pie  ini yaitu galette, galette terbuat dari crust yang mirip dengan tart. Bedanya adalah setelah adonan digilas dan diisi dengan bahan isi seperti buah dan vla, crust lantas dilipat melingkar menutupi isi, jadi tidak dimasukkan ke dalam loyang. Galette kemudian dipanggang hingga matang.


Umumnya adonan tart digilas hingga tipis baru kemudian dimasukkan dan ditata ke dalam loyang, untuk Pate Sucree ini dikarenakan adonan yang agak lembek maka menyulitkannya untuk digilas menggunakan penggilas kayu dan jika anda paksakan pun adonan akan menjadi sobek. Cara termudah untuk memasukkannya ke dalam loyang bongkar pasang adalah dengan menekannya menggunakan ujung jari tangan di sepanjang dinding dan dasar loyang hingga tercipta permukaan yang rata dengan ketebalan yang seragam. Adonannya sangat lembut jadi anda tidak memerlukan usaha yang terlalu keras untuk melakukannya. 

Hal lainnya mengenai tart ini adalah crust kita panggang hingga matang terlebih dahulu baru kemudian diisi dengan adonan coklatnya (prebaked pastry). Pada saat memanggangnya anda tidak perlu memberi pemberat di atasnya sebagaimana yang kita lakukan jika kita memanggang jenis kulit pastry seperti ini. Setelah adonan kita tempelkan di loyang, maka buatlah beberapa tusukan di permukaan adonan dengan menggunakan garpu. Saat menusukkannya, garpu tidak sampai menyentuh hingga dasar loyang, agar kulit pie tidak berlubang dan menggembung saat dipanggang. Panggang dengan suhu 200'C selama 5 menit baru kemudian turunkan suhu menjadi 180'C dan panggang selama 15 - 20 menit atau hingga permukaan pastry menjadi coklat keemasan. Dinginkan dan kulit pastry siap anda gunakan untuk aneka isi sesuai dengan kesukaan anda. 



Nah untuk isi tart ini, anda sebenarnya bisa melakukan aneka kreatifitas sendiri, misalnya mengisinya dengan puding atau vla. Potongan buah segar seperti anggur, apel, jeruk mandarin, nanas, strawberry atau buah kaleng yang dicampurkan ke dalam vla yang lembut sepertinya juga sedap untuk dicoba. Tart yang kali ini saya tampilkan menggunakan adonan mentega, gula, telur dan coklat yang dikocok hingga lembut sebagai bahan pengisinya. Karena komposisi mentega yang sangat besar maka tart ini harus disimpan di dalam kulkas agar isinya tetap keras. Terlalu lama di suhu ruang akan membuatnya meleleh dan tidak enak untuk disantap. Saat penyajiannya, permukaan tart ini di semprotkan krim kocok/whipped cream dan coklat serut, untuk resep kali ini saya tidak menggunakan bahan-bahan tersebut. 

Jika anda tertarik untuk membuatnya di rumah, berikut resepnya ya.   

Note: Isi tart mengandung telur mentah, karena itu direkomendasikan untuk tidak dikonsumsi oleh  ibu hamil dan menyusui, balita, manula dan mereka yang dilarang untuk mengkonsumsi telur dalam kondisi mentah.



French Silk Chocolate Tart
Resep chocolate filling diadaptasikan dari web AllRecipes.com - French Silk Chocolate Pie[1]
Resep kulit pie diadaptasikan dari web Joy of Baking - Sweet Pastry Crust[2] 

Untuk 1 loyang pie ukuran 20 - 23 cm

Bahan kulit tart versi manis:

- 195 gram tepung terigu serba guna (misal Segitiga Biru) 
- 113 gram mentega, suhu ruang
- 50 gram gula pasir
- 1 butir telur, kocok lepas

Bahan pengisi tart:
- 1/8 sendok teh garam

- 100 gram coklat blok, potong-potong menjadi ukuran lebih kecil (resep asli 85 gram)

- 150 gram mentega, suhu ruang (jangan menggunakan margarine) (resep asli 225 gram)

- 150 gram gula pasir
- 50 gram gula palm bubuk 
- 2 butir telur (resep asli 4 butir telur)

- 1 sendok teh vanila ekstrak, atau 1/2 sendok teh vanili bubuk

- 30 gram whipped cream untuk hiasan (saya tidak pakai)

- Coklat serut secukupnya untuk hiasan (saya tidak pakai)

Cara membuat:

Membuat kulit tart

Siapkan mangkuk, masukkan tepung terigu dan garam, aduk rata. 

Masukkan mentega ke mangkuk mikser, kocok dengan speed sedang hingga lembut. Tambahkan gula dan kocok hingga mengembang dan warnanya menjadi pucat. Masukkan telur kocok bagi menjadi dua tahapan, dan kocok hingga tercampur dengan baik. 

Masukkan tepung terigu ke dalam kocokan mentega semuanya sekaligus. Aduk menggunakan saptula hingga tercampur baik dan membentuk satu gumpalan besar. Tuangkan adonan ke plastic wrap, pipihkan hingga membentuk satu lingkaran diameter 15 cm. Bungkus dengan plastic wrap dan simpan di kulkas selama 15 - 20 menit atau hingga adonan menjadi mengeras.

Panaskan oven di suhu 200'C, letakkan rak kawat di tengah oven.


Olesi permukaan loyang tart bongkar pasang anda dengan mentega, usahakan hingga semua lekukan terolesi dengan baik, agar kulit  mudah dilepaskan saat matang. Keluarkan adonan tart yang telah dingin dan mengeras dari dalam kulkas, letakkan adonan di tengah loyang. Tekan-tekan adonan sehingga melebar dan menempel di dinding loyang, lakukan hingga semua bagian dinding loyang tertutup oleh adonan, kemudian lanjutkan dengan meratakan bagian dasarnya sehingga adonan menutup rapat permukaan loyang dengan ketebalan yang sama.

Adonan sangat lembut dan empuk sehingga anda tidak memerlukan usaha yang keras untuk melakukannya. Jika adonan terasa lengket, celupkan ujung-ujung jari ke tepung. 


Dengan menggunakan ujung garpu buat tusukan-tusukan kecil di adonan, fungsinya agar adonan tidak menggembung saat dipanggang. Tusukkan garpu perlahan saja jangan sampai menembus adonan dan menyentuh dasar loyang. Letakkan loyang diatas loyang lain yang lebih besar, bisa menggunakan loyang tipis untuk memanggang kue kering. Masukkan ke dalam oven dan panggang selama 5 menit.

Kurangi suhu oven menjadi 180'C dan panggang kulit tart selama 15 menit atau hingga kulit menjadi kering dan berwarna coklat keemasan. Keluarkan dari oven dan biarkan mendingin. Olesi permukaan kulit tart menggunakan putih telur kocok untuk menutup permukaan kulit yang retak-retak dan berlubang. Sisihkan. 

Membuat isi tart


Siapkan mangkuk aluminium atau kaca tahan panas, masukkan coklat blok. Lelehkan coklat dengan teknik double boiler (au bain marie), mangkuk berisi coklat diletakkan di atas panci kecil berisi air mendidih. Masak menggunakan api kecil hingga coklat meleleh, aduk-aduk selama coklat dimasak. Jika telah meleleh, segera angkat dari kompor. Dinginkan.

Siapkan mangkuk lainnya, masukkan mentega dan kocok dengan speed sedang hingga mengembang dan warnanya menjadi pucat. Tambahkan gula pasir secara bertahap dan terus kocok hingga kembang. 


Masukkan coklat leleh yang telah dingin dan vanila ekstrak, kocok hingga tercampur dengan baik. Tambahkan telur satu persatu ke adonan, kocok dengan speed tinggi selama 2 menit disetiap penambahan telur. Kocok hingga adonan menjadi halus dan mengembang.

Tuangkan adonan isi ke dalam kulit tart yang telah dipanggang, dinginkan di kulkas minimal selama 2 jam sebelum dihidangkan. Hiasi permukaannya dengan krim kocok dan coklat serut jika suka.

Sources:

References

  1. ^ French Silk Chocolate Pie (allrecipes.com)
  2. ^ Sweet Pastry Crust (www.joyofbaking.com)

Source : http://www.justtryandtaste.com/2011/11/french-silk-chocolate-pie.html

Tidak ada komentar :

Posting Komentar